baca manga online gratis

0 komentar

Woke deh...
langsung aja deh saya mau share, mumpung tadi dari goooooggl(end)ing. Saya buat kalimat sales aja yah temen2 dengerin...!
Anda maniak manga, anime, ato komik2 lainnya? gak usah ribet download sana download sini, apalagi mesti beli langsung komiknya (males bin boros deh..:)) enakan langsung liat aja langsung dari layar monitor abis itu dibolak-balik deh kaya komik aslinya. Mau???
Isinya banyak deh, mulai dari Naruto, Bleach, EyeShield, nyampe yang jadul kayak DragonBall ada juga lho. Dan isinya juga uptodate lohhh...

langsung aja masuk ke http://manga.gamestotal.com/en/manga/new_manga/
cuman sayangnya bahasanya belum ada Indonesia. Tapi gak apa2 lah sekalian belajar english
oke...!
kalo emang OKE kasih komen yaw...

emoticon facebook (menyisipkan gambar di chatting facebook)

1 komentar

Siapa yang belum kenal facebook??
pasti ga ada dunk, ok temen2 saya mau kasih tips bagaimana cara nyisipin gambar saat chatting di facebook. caranya gampang tinggal masukin shortcut di bawah ni (sory ya klo gak rapih natanya hasil dari copast http://www.facebookemoticons.com/):

smile
:-) :) :] =)
frown
:-( :( :[ =(
tongue
:-P :P :-p :p =P
grin
:-D :D =D
gasp
:-O :O :-o :o
wink
;-) ;)
glasses
8-) 8) B-) B)
sunglasses
8-| 8| B-| B|
grumpy
>:( >:-(
unsure
:/ :-/ :\ :-\
cry
:'(
devil
3:) 3:-)
angel
O:) O:-)
kiss
:-* :*
heart
<3
kiki
^_^
squint
-_-
confused
o.O O.o
upset
>:O >:-O >:o >:-o
pacman
:v
curly lips
:3
robot
:| ]
Chris Putnam
:putnam:

Selamat Datang Pengunjung ke-100100

0 komentar
100100


Wuiihh...angka keramat tuh, mengapa?
coba anda lihat jumlah pengunjung pada widget saya yang udah mencapai 100100 (seratus ribu seratus), unik kan?

Ini menunjukkan kalo blog ini udah exist lama banget, sejak tahun 2007 kalo gak salah. Jadi buat para sobatjepit gak usah sungkan2 utk gabung, tukeran link, chatting, ato ngasi kritik n saran

finally, U COMMENT I FOLLOW

Menghitung cepat secepat kilat

0 komentar



tulisan ini sebelumnya pernah saya posting di kakanurhumamy.wordpress.com...

Ilmu ini saya dapatkan dari tulisan2 blog khususnya buku APIQ karya Bapak Agus Nggermanto, yang sangat saya kagumi berdasarkan karya2 beliau…

Well,yang terpenting dalam tulisan ini adalah bagaimana mendapatkan konsep yang bisa diterapkan sendiri berdasarkan contoh

Example:

(11)^2 = 121

(111)^2 = 12321

(1111)^2 = 1234321

(11111)^2 = …

(111111)^2 = …

(1111111)^2 = …

Bahkan anda bisa mengalahkan kalkulator dengan mengkuadratkan bilangan berikut,

(11111111111111111111111)^2 =

Gimana asyik kan??

i love blogging

0 komentar



salam blogging,,,

ciehhh...salam baru nihh...


well, bagi temen2 yang biasa online, (entah sering downlodan, chatingan, surfingan, atau fesbukan atau yang lainnya) ayo deh kita ngeblog...enak lho ngeblog...


trus,,apaan tuh ngeblog??
ngeblog itu salah satu aktivitas internet dengan memposting tulisan kita di blog, yah gak cuman ngeblog sich tapi kamu bisa nampilin foto kamu, video kamu atau yang lainnya (apa lagi ya??)

lalu apa itu blog??

menurut wikipedia.org Blog merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.


apa dunk enaknya??

gak sah kawatir, berikut ada beberapa keuntungan yang saya rasakan sejak 2007 lalu :


1. bisa nampilin sesuatu
coba pikir gimana rasanya kalo tulisan kita bisa dibaca orang habis itu dikomentari ??? kalo dipuji-puji sih seneng perasaan bangga terus ilang deh ke awan...tapi kalo dimaki-maki itu tandanya ada kekurangan atau kesalahan pada tulisan kita, jadi gak perlu marah2 (habis banting bantal) ato berkecil hati n g mw blogging lagi..tetep ngeblog anggep aja itu sebagai kritik yang mampu mengembangkan hasrat menulis kita

2.punya alamat baru
pernah liat surat2 resmi ?? nah di stu pasti nyantumin alamat web. nah kita jangan mau kalah,dengan blog berarti kita punya alamat web kita. pakai aja alamat itu buat nulis2 sesuatu, nulis surat izin atau apa kek.bahkan pengalaman nih ya dari saya, saya pasti menulis 'sahaljepit.tk' sewaktu mau habis nulis sesuatu,malah parahnya lagi waktu ujian nasional kemaren saya masih sempet lho nyisipn sahaljepit.tk di kertas soal ujian,,keren kan...biar mentereng..

3.bisa ngenalin diri ke semua orang
kita pasti tahu kalo internet udah terkenal banget dan familier di masyarakat semua kalangan,nah kalo di blog selain kamu bisa ngasih info2, kamu juga bisa nyantumin identitas diri...biar klo suatu saat ada orang yang ngefans ma kamu terus malu ketemu kamu bisa klik aja di alamat blog kamu OK,,smentara itu dulu deh...lain kali Insyaaalah diteruskan

bersambuuunnng

TeNtang SaYa

1 komentar


Hi All...
Hi World...

I'm Sahal Humamy, the owner of sahaljepit.blogspot.com
I was garduated from Hasyim Asy'ari Islamic Senior HIgh School. If you want to know me more, you should see my facebook just search with my name 'sahal humamy' (without quoted) or with may mail sahalsains@yahoo.com . If you wanna send me a mail you can send at sahalhumamy@gmail.com or sahalsains@yahoo.com or contact me +6281575684172

Let us Blogging, Let us Sharing, Let us talk everything through Blog
Let us prove THE POWER OF BLOG

mengenal jurnalistik

0 komentar







Sebagai makhluk sosial, manusia memerlukan komunikasi untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Boleh dikatakan, tiada hari dalam hidup kita yang terlewat tanpa komunikasi. Dalam berkomunikasi, terjadi penyaluran informasi dari satu pihak kepada pihak lain melalui sarana tertentu. Sarana ini tentu saja beragam bentuknya; mulai dari yang paling sederhana seperti bahasa tubuh, sampai yang paling canggih seperti internet.

Salah satu sarana komunikasi yang sudah akrab dengan kehidupan kita adalah media massa, baik media cetak maupun elektronik. Yang jadi pertanyaan, apa perbedaan media massa dengan sarana komunikasi lainnya?

Secara umum, media massa menyampaikan informasi yang ditujukan kepada masyarakat luas (coba bandingkan dengan telepon yang hanya ditujukan kepada orang tertentu). Karena ditujukan kepada masyarakat luas, maka informasi yang disampaikan haruslah informasi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, atau yang menarik perhatian mereka.

Agar informasi dapat sampai ke sasaran (khalayak masyarakat) sesuai yang diharapkan, maka media massa harus mengolah informasi ini melalui proses kerja jurnalistik. Dan informasi yang diolah oleh media massa melalui proses kerja jurnalistik ini merupakan apa yang selama ini kita kenal sebagai BERITA.

Bila peristiwa merupakan kejadian faktual yang sangat objektif, maka berita merupakan peristiwa yang telah diolah melalui bahasa-bahasa tertentu, dan disampaikan oleh pihak tertentu kepada pihak-pihak lain yang memerlukan atau siap untuk menerimanya.

Adanya proses penyampaian oleh pihak-pihak tertentu dan melalui bahasa-bahasa tertentu ini, menyebabkan suatu berita tidak pernah seratus persen objektif. Ia akan sangat dipengaruhi oleh subjektivitas si penyampai berita, mulai dari subjektivitas yang paling sederhana seperti perbedaan persepsi, sampai subjektivitas yang amat konseptual seperti warna ideologi. Contoh sederhana: pers Barat menyebut pejuang Palestina sebagia pemberotak, harian Republika menyebut posisi Amerika Serikat di Irak sebagai penjajah, dan sebagainya. Dengan kata lain, suatu peristiwa akan mengalami "deviasi" ketika diubah menjadi berita.

Berita, dengan demikian, merupakan sesuatu yang cukup rumit jika ditinjau dari segi teori. Demikian rumitnya, sehingga belum ada seorang ahli pun yang hingga saat ini berhasil menyusun definisi yang memuaskan mengenai berita. "Pekerjaan" paling memuaskan yang pernah mereka lakukan adalah merumuskan apa yang disebut sebagai nilai berita, yaitu kriteria-kriteria tertentu yang menentukan apakah suatu peristiwa layak disebut sebagai berita atau tidak.

Kriteria-kriteria tersebut adalah sebagai berikut:


1. Magnitude,
yaitu seberapa luas pengaruh suatu peristiwa bagi khalayak. Contoh: Berita tentang kenaikan harga BBM lebih luas pengaruhnya terhadap SELURUH masyarakat Indonesia ketimbang berita tentang gempa bumi di Jawa Tengah.


2. Significance,
yaitu seberapa penting arti suatu peristiwa bagi khalayak. Contoh: Berita tentang wabah SARS lebih penting bagi khalayak ramai ketimbang berita tentang kenaikan harga BBM.

3. Actuality,
yaitu tingkat aktualitas suatu peristiwa. Berita tentang kampanye calon presiden sangat menarik jika dibaca pada tanggal 1 hingga 30 Juni 2004. Setelah itu, berita seperti ini akan menjadi sangat basi.

4. Proximity,
yaitu kedekatan peristiwa terhadap khalayak. Contoh: Bagi warga Jawa Barat, berita

tentang gempa bumi di Bandung lebih menarik ketimbang berita tentang gempa bumi di Surabaya.

5. Prominence,
yaitu akrabnya peristiwa dengan khalayak. Contoh: Berita-berita tentang AFI (Akademi Fantasi Indosiar) lebih akrab bagi kalangan remaja Indonesia ketimbang berita-berita tentang Piala Thomas.

6. Human Interest,
yaitu kemampuan suatu peristiwa untuk menyentuh perasaan kemanusiaan khalayak. Contoh: Berita tentang Nirmala, TKI Indonesia yang dianiaya di Malaysia, diminati oleh khalayak ramai, karena berita ini mengandung nilai human interest yang sangat tinggi.

Perlu diingat bahwa suatu berita tidak harus memenuhi semua kriteria di atas. Namun semakin banyak unsur tersebut yang melekat dalam suatu peristiwa, maka nilai beritanya semakin tinggi.

Prinsip Dasar Tugas Jurnalistik

Untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, seorang wartawan hendaknya mematuhi prinsip-prinsip dasar yang berlaku dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Beberapa di antaranya adalah:

1. Wartawan harus menulis berdasarkan prinsip both sides writing. Artinya, dalam membahas suatu masalah, mereka harus menampilkan pendapat dari pihak yang pro dan yang kontra. Ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan opini.

2. Dalam melakukan wawancara, wartawan harus menghargai sepenuhnya hak-hak nara sumber. Wartawan tidak boleh memuat hasil wawancara yang oleh nara sumber dinyatakan of the record. Bagi nara sumber yang merupakan saksi mata sebuah kejahatan atau menjadi korban perkosaan misalnya, wartawan wajib merahasiakan identitas mereka. Ini bertujuan untuk menjaga keselamatan atau nama baik nara sumber.

3. Wartawan tidak selayaknya memasukkan opini pribadinya dalam sebuah karya jurnalistik. Yang seharusnya ditampilkan dalam tulisan adalah opini para nara sumber.

4. Setiap pernyataan yang terangkum dalam karya jurnalistik hendaknya disertai oleh data yang mendukung. Jika tidak, pers dapat dianggap sebagai penyebar isu atau fitnah belaka. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap pers menjadi berkurang. Bahkan pihak yang "terkena" oleh pernyataan yang tanpa data tadi, dapat menggiring pengelola pers ke pengadilan.


Proses Kerja Jurnalistik

Di atas telah disebutkan bahwa media massa mengolah informasi melalui proses kerja jurnalistik. Dan ini berlaku untuk semua organisasi yang bergerak di bidang penerbitan pers, tanpa terkecuali. Tahapan-tahapan proses kerja jurnalistik yang berlaku dalam media cetak adalah sebagai berikut:

1. Rapat Redaksi,
yaitu rapat untuk menentukan tema-tema yang akan ditulis dalam penerbitan edisi mendatang. Dalam rapat ini dibahas juga mengenai pembagian tugas reportase.

2. Reportase
Setelah rapat redaksi selesai, para wartawan yang telah ditunjuk harus "turun ke lapangan" untuk mencari data sebanyak mungkin yang berhubungan dengan tema tulisan yang telah ditetapkan. Pihak yang menjadi objek reportase disebut nara sumber. Nara sumber ini bisa berupa manusia, makhluk hidup selain manusia, alam, ataupun benda-benda mati. Jika nara sumbernya manusia, maka reportase tersebut bernama wawancara.

3. Penulisan Berita.

Setelah melakukan reportase, wartawan media cetak akan melakukan proses jurnalistik berikutnya, yaitu menulis berita. Di sini, wartawan dituntut untuk mematuhi asas 5 W + 1 H yang bertujuan untuk memenuhi kelengkapan berita. Asas ini terdiri dari WHAT (apa yang terjadi), WHO (siapa yang terlibat dalam kejadian tersebut), WHY (mengapa terjadi), WHEN (kapan terjadinya), WHERE (di mana terjadinya), dan HOW (bagaimana cara terjadinya.

4. Editing,
yaitu proses penyuntingan naskah yang bertujuan untuk menyempurnakan penulisan naskah. Penyempurnaan ini dapat menyangkut ejaan, gaya bahasa, kelengkapan data, efektivitas kalimat, dan sebagainya.

5. Setting dan Layout.
Setting merupakan proses pengetikan naskah yang menyangkut pemilihan jenis dan ukuran huruf. Sedangkan layout merupakan penanganan tata letak dan penampilan fisik penerbitan secara umum. Setting dan layout merupakan tahap akhir dari proses kerja jurnalistik. Setelah proses ini selesai, naskah dibawa ke percetakan untuk dicetak sesuai oplah yang ditetapkan.

Demikianlah secara singkat materi pengenalan jurnalistik ini saya sampaikan. Untuk lebih menperdalam pengetahuan, wawasan dan keterampilan Anda, langkah yang terbaik adalah melalui praktek, latihan, dan membaca buku-buku yang relevan.



*) artikel ini dijiplak dari
flp-usacanada.org

UGM masuk 600 besar

0 komentar



sekedar info nih ya, kemaren saya browsing trus masuk blog nya pak ridwan sanjaya. ada artkel menark yang saya baca tentang peringkat 6000 besar perguruan tinggi negeri di seluruh dunia.

Indonesia mesti berbangga mempunyai UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta, yang berhasil masuk jajaran 600 besar peringkat dunia (berdasarkan statistik tahun lalu) dan pas menempati urutan ke-572. tp kalo di Asia UGM berhasil ada di urutan ke-72. yah lumayann kan?? kalo masih penasaran dengan peringkat perguruan tinggi lainnya masuk aja ke http://www.webometrics.info.

kalo Inisnu di perigkat berapa yahh??